Permainan Anak yang Mendidik, Seru, dan Melatih Ketangkasan

Permainan anak melatih kemampuan berpikir, motorik, bahasa, dan sosial. Coba mainan ketangkasan anak untuk melatih berbagai kemampuan, seperti balap karung dan balap kelereng.

 permainan anak-bebeclub


Permainan anak memiliki segudang manfaat bagi tumbuh kembang anak. Apa saja kegunaan dan jenis mainan yang cocok untuk proses pembelajaran si Kecil? Simak jawabannya di sini!

Manfaat Permainan Anak untuk Tumbuh Kembang

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), permainan merupakan salah satu kunci mengembangkan berbagai kemampuan si Kecil. Untuk itu, manfaatnya terdiri dari:

  • Mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan emosi.
  • Meningkatkan kemampuan berbahasa.
  • Melatih pengendalian diri dan kemandirian.
  • Menjaga kebugaran fisik.
  • Mengasah kemampuan logika dan matematika dasar.

Jenis Permainan Anak yang Mendidik dan Seru

Bermain merupakan sarana belajar terbaik dan menyenangkan untuk si Kecil. Ada berbagai jenis permainan yang mampu mengasah keterampilannya.

Berikut 11 ide permainan yang edukatif dan seru bagi si Kecil. 

1. Puzzle Cerita Bergambar

Bermain puzzle mungkin sudah familiar bagi si Kecil. Namun, bagaimana jadinya bila ia diminta menceritakan gambar puzzle yang telah tersusun?

Menyusun kepingan puzzle hingga selesai dan membentuk gambar yang utuh akan melatih kemampuan fokus, visual, koordinasi mata-tangan, penyelesaian masalah, dan mengingat pola.

Bila ditambah dengan kegiatan bercerita, ia akan mengasah kemampuan berbahasa, kreativitas, berlogika, hingga empati. 

Baca juga: 14 Ciri-Ciri Anak Cerdas di Usia Dini dan Cara Stimulasinya

2. Permainan Tantangan Waktu (Time Challenge)

Sederhananya, permainan anak ini mengajak si Kecil menyelesaikan suatu tantangan secepat-cepatnya, sesuai waktu yang telah ditentukan.

Tantangan anak menyusun balok setinggi-tingginya atau memasukkan bola ke keranjang dalam waktu 30 detik. Bola yang paling banyak masuk atau balok yang paling tinggilah pemenangnya.

Mainan ketangkasan anak membuat anak belajar bertahan di bawah tekanan karena perlu menyelesaikan tantangan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Ia pun belajar mengambil keputusan cepat.

3. Tebak Suara

Permainan anak ini cukup sederhana. Tutup mata si Kecil dengan kain, putarlah suara dari internet untuk mencoba contoh permainan modern, seperti suara kucing atau sirine ambulans.

Lalu, ajak si Kecil menebak suara. Bisa juga dengan mengetuk gelas, mengocok beras di dalam wadah, dan menuang air ke dalam ember.

Tebak suara penting untuk melatih indra pendengaran anak. Ia pun akan berusaha lebih fokus saat menyimak suara. Permainan ini juga mengajak berpikir saat mencoba menebak jawaban.

4. Permainan Simulasi Kehidupan Sehari-hari

Permainan anak ini merupakan role-play untuk memperkenalkan kehidupan sesungguhnya. Skenarionya bisa dijumpai dalam keseharian.

Beberapa contoh simulasi yang bisa dimainkan, seperti berbelanja di supermarket, naik transportasi, dan menjenguk teman yang sakit.

Bila ia membayangkan kehidupan sesungguhnya, ia akan belajar aturan sosial. Ia juga akan belajar berempati, mengamati lingkungan sekitar, dan penyelesaian masalah.

Baca juga: Panduan Lengkap Belajar Sambil Bermain, Manfaat, dan Aktivitas Seru untuk Anak

5. Mainan Ketangkasan Motorik

Sebenarnya, permainan ketangkasan motorik kerap dijumpai saat perlombaan kemerdekaan 17 Agustus, seperti balap karung, memasukkan paku ke botol, hingga lomba balap kelereng.

Lomba ini tak menggunakan tangan atau kaki dengan cara umum. Anak perlu cerdik lompat sejauh mungkin, memprediksi posisi paku sesuai gerakan, serta menjaga keseimbangan dengan mulut.

Mainan ketangkasan anak ini melatih kemampuan motorik kasar, kemampuan proprioceptive atau mengontrol gerak tubuh sesuai ruang di sekitarnya, dan koordinasi tubuh dengan mata.

6. Permainan Eksperimen Sederhana

Ingat, bermain merupakan sarana belajar yang paling efektif untuk anak. Belajar mengenai alam sekitar bisa dikenalkan dengan eksperimen sederhana.

Cobalah ajak si Kecil mencampur air dan minyak, mencampur berbagai warna, serta membekukan air dan merebusnya hingga menjadi uap.

Percobaan sederhana ini meningkatkan rasa penasaran dan eksplorasi dengan alam sekitarnya. Permainan ini juga mengajak berpikir ilmiah, logis, dan paham sebab-akibat.

7. Permainan Peran Emosi

Permainan peran emosi mirip bermain teater, tetapi lebih sederhana. Ia hanya perlu menirukan ekspresi, seperti senang, sedih, takut, atau marah. Lalu, tanyakan penyebab perasaan itu muncul.

Ini merupakan permainan anak yang mendidik karena membantu si Kecil mengenali perasaan dan penyebab munculnya perasaan secara spesifik.

Dengan begitu, ia tidak kewalahan saat merasakan emosi negatif, bahkan bisa mengendalikannya dan kecerdasan emosional si Kecil lebih terasah.

8. Permainan Gerak Berirama

Permainan gerak berirama yang paling sering dimainkan adalah anak mengelilingi kursi, lalu diiringi lagu. Jumlah kursi dibuat satu lebih sedikit dari jumlah anak yang bermain.

Saat lagu berhenti, anak harus segera duduk. Mereka akan bersaing secara sehat untuk mendapatkan kursi. Anak yang tidak kebagian kursi dinyatakan kalah. 

Permainan berlanjut, lalu jumlah kursi dikurangi satu lagi, sampai akhirnya dua orang berebut satu kursi. Permainan ini melatih motorik kasar, pendengaran, keseimbangan, dan fokus.

Baca Juga: Manfaat Finger Painting untuk Anak dan Cara Aman Bermainnya

9. Permainan Klasifikasi

Permainan anak ini dilakukan dengan mengelompokkan benda berdasarkan berbagai jenis klasifikasi, seperti warna dan bentuk.

Campurkan benda bentuk lingkaran dan persegi, seperti kancing dan penghapus pensil. Ajak anak menggabungkan bentuk yang sama di dalam satu mangkuk. Lakukan hal sama saat mengelompokkan warna.

Kegiatan ini mengasah logika dasar dan persepsi visual. Kemampuan ini penting untuk memahami informasi yang didapat saat melihat.

10. Permainan Cerita Bersambung

Permainan cerita bersambung bisa dilakukan dengan Bapak Ibu menyebut suatu kata, lalu kata tersebut dibuat menjadi cerita.

Lalu, si Kecil menggunakan kata terakhir dari cerita sebelumnya untuk melanjutkan cerita tersebut. Permainan dilakukan bergiliran sehingga membentuk cerita bersambung.

Saat memikirkan penggunaan kata-kata untuk membangun cerita, ia sedang menggunakan kemampuan bahasa dan imajinasinya. Saat berani menyampaikan cerita, ia pun belajar percaya diri.

11. Permainan Berburu Harta Karun

Berburu harta karun merupakan mainan yang cukup sederhana. Bapak Ibu hanya perlu menyembunyikan mainannya sebagai harta karun, lalu berikan petunjuk.

Petunjuk bisa dibuat seseru mungkin. Petunjuk bisa berupa deskripsi harta karun ataupun kisi-kisi lokasi harta karun disimpan.

Permainan ini melatih kemampuan memecahkan masalah, fokus, kesabaran dan kemampuan mengingat petunjuk.

Permainan untuk si Kecil mengasah berbagai kemampuan si Kecil, mulai dari kemampuan motorik, emosional, hingga kognitifnya. Pastikan Bapak Ibu selalu hadir saat bermain.

Selain untuk mengarahkan permainan, kehadiran Bapak Ibu dengan cinta kasih akan memperkuat ikatan emosional dengan si Kecil.

Bebelac 1 NutriGreat+ adalah Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x ​lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.

Kalau Ibu punya pertanyaan tentang kesehatan, tumbuh kembang, atau nutrisi si Kecil, BebeCare siap membantu. Tim careline kami yang berpengalaman di bidang keperawatan dan gizi selalu siap menemani Ibu dengan informasi terpercaya, kapan pun dibutuhkan. Gratis tanpa perlu janji!

Informasi yang Wajib Ibu Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu

  1. Painting with young children: There’s more to the picture (Better Kid Care). (2019). Better Kid Care (Penn State Extension). https://extension.psu.edu/programs/betterkidcare/early-care/tip-pages/all/painting-with-young-children#:~:text=Painting%20is%20a%20way%20for,aesthetically%20pleasing%20works%20and%20experiences.

  2. Stacking and building games: children 3-6 years. (2020, May 11). Raising Children Network. https://raisingchildren.net.au/guides/activity-guides/making-and-building/stacking-and-building-games

  3. IDAI | Aktivitas Fisik Pada Anak. (2016). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/aktivitas-fisik-pada-anak



Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait